Balotelli Terancam Dicoret dari Gli Azzurri

Harum di Prancis justru dicemooh di negeri sendiri. Itulah yang dirasakan Mario Balotelli saat ini. Penyerang 28 tahun berbadan tinggibesar itu menuai pujian setelah dua musim tampil bersama Nice sejak 2016. Pada musim pertamanya di Stadion Allianz Riviera, Kota Nice, pemain berjulukan Super Mario itu sanggup mencetak 17 gol dalam 28 laga di semua kompetisi. Musim berikutnya, 2017/2018, Super Mario semakin menggila dengan mencetak 26 gol dari 38 laga di semua kompetisi yang diikuti Nice. Karena alasan itulah manajer anyar tim nasional Italia, Roberto Mancini, kepincut memakai jasa Balotelli dalam dua laga Liga Negara UEFA 2018/2019, melawan Polandia dan Portugal.

Balotelli dipasang Mancini sejak menit pertama pertandingan melawan Polandia di Stadio Dall’Ara, Bologna, Sabtu pekan lalu. Sayangnya penampilan Balotelli justru menuai kritik pedas, bahkan ejekan, dari publik Italia. Mantan pemain Liverpool itu tampil buruk. Berperan sebagai ujung tombak, Balotelli malah gagal mencetak gol. Jangankan bikin gol, berlari membawa bola saja ia kesulitan. Menurut catatan statistik, Balotelli hanya melakukan 10 sentuhan bola pada babak pertama. Itu menjadi catatan terburuk dari 11 pemain Italia dalam laga tersebut. Balotelli akhirnya digantikan oleh Andrea Belotti pada menit ke-76.

Laga pun berakhir imbang 1-1. Salah satu pemain legendaris Italia, Marco Tardelli, mengatakan penampilan buruk Balotelli telah meracuni permainan Gli Azzurri. “Balotelli tampil seperti tanpa tujuan, tak punya hasrat bermain. Ketika Andrea Belotti masuk menggantikan Balotelli, permainan tim seketika berubah. Tempo permainan Italia lebih cepat,” kata mantan pemain Juventus yang kini berusia 63 tahun itu. Balotelli memang tak bugar betul dalam pertandingan melawan Polandia itu. Mantan penyerang AC Milan ini mengalami sedikit masalah pada otot paha.

Bahkan saat latihan persiapan sebelum laga, Balotelli berlatih sendiri terpisah dari rekanrekannya. Setelah ditarik keluar, Balotelli lantas mendapat perawatan berupa kompresan es di pahanya. “Jika Balotelli memang punya masalah kebugaran, seharusnya ia mundur. Pelatih pun tak boleh memaksakan pemain yang tak bugar,” kata Tardelli. Mancini mengatakan kondisi fisik Balotelli sedang tak bagus. Ia pun sadar bahwa mantan anak didiknya di Inter Milan dan Manchester City itu dalam sorotan publik Italia.

Pelatih 53 tahun ini meminta Balotelli memperbaiki kebugarannya jika masih ingin memakai seragam tim nasional. “Saya akan berbicara dengannya. Dia harus membuktikan diri masih punya ketajaman yang luar biasa. Balotelli harus kembali ke kondisi terbaiknya,” kata Mancini. Kini Mancini sedang bersiap menghadapi laga kedua, Italia melawan Portugal, di Stadion Estadio da Luz, Lisbon, dinihari nanti. Mancini punya rencana untuk mengubah komposisi 11 pemain dalam pertandingan tersebut.

Tujuannya tentu ingin mencari formasi terbaik untuk tim nasional Italia. “Kami mungkin saja akan mengubah sistem permainan dengan mengganti sejumlah pemain,” kata Mancini. Sejumlah media Italia pun ramai menyebut bahwa Balotelli masuk daftar pemain yang bakal dicoret Mancini dalam laga tandang melawan Portugal. Jika melihat kondisi fisik Super Mario, prediksi tersebut bisa saja terjadi. Lalu, bagaimana nasib Balotelli di Gli Azzurri? Layak untuk dilihat laga Italia melawan Portugal nanti malam.