Dari Workshop Sampai Membuat Buku

Perkenalan Kitty Manu dengan dunia dimulai sejak ia kecil. Sang Ibu lah yang menularkan art dan craft ilmunya kepada perempuan pecinta warna merah jambu ini. Demi menyalurkan kegemarannya akan dunia art dan craft, ia pun mulai mengikuti beberapa workshop dan aktif mengunduh hasil karyanya melalui akun instagram-nya. Hari demi hari berlalu begitu saja seperti biasa. Sampai pada suatu hari, angin segar seakan menyapanya.

Akun instagram-nya mulai banyak dilirik oleh beberapa pengikut (followers) . Like-pun berdatangan seiring dengan bertambahnya jumlah pengikut akunnya. Respon yang cukup baik dari instagram membuatnya ingin bertemu dengan lebih banyak orang yang memiliki hobi sama. Banyak pula dari mereka yang ingin belajar dari Kitty. Dari situlah, namanya mulai dikenal banyak orang. Keberadaannya pun patut diperhitungkan.

Konsistensinya di dunia art dan craft memunculkan beberapa ide di benaknya. Mulai dari mengikuti worksho p dengan tema craft sampai akhirnya membuat w o rksho p sendiri. Kemudian, lahirlah Workshop KittyKitz . Lantas, apa itu Workshop KittyKitz ?

Melahirkan Sebuah Workshop

Awal tahun 2014 merupakan gerbang awal Kitty Manu menjadi seorang crafter. Bermula dari keikutsertaannya dalam beberapa workshop craft, akhirnya ia memberanikan diri untuk membuka workshop sendiri, yang bernama Workshop KittyKitz . Melalui workshop yang didirikannya, Kitty Manu menggandeng beberapa cra fter untuk mengajar. Dengan peserta yang terbatas, yaitu 7 orang saja, workshop diadakan di kantornya sendiri. Di bulan ketiga Workshop KittyKitz ini berjalan, Kitty Manu akhirnya memberanikan diri untuk ikut mengajar.

Tak disangka, ternyata peminatnya lebih dari 30 orang dan kuota pun berlebih. “Kaget banget ternyata peserta yang berminat cukup banyak,” ujar lulusan Lasalle College International School Jakarta ini. Guna menampung kapasitas peserta yang lebih banyak, workshop pun diadakan di beberapa tempat yang lebih besar, seperti restoran.

Tak pelak, Workshop KittyKitz kian hari kian digemari. Tercatat, dari bulan Maret yang hanya dibuka 2 kelas dalam sebulan, sampai akhirnya berkembang menjadi 20 kelas di sepanjang bulan Juni. Hal ini pula dapat dijadikan bukti bahwa Workshop KittyKitz menjadi salah satu alternatif hiburan di w eekend untuk sebagian orang.

Workshop yang terbuka untuk umum ini merupakan wadah untuk sha ring antara Kitty Manu, beberapa pengajar lainnya, serta semua peserta workshop . Workshop ini diadakan rutin setiap bulannya. Materi dan semua peralatan workshop disiapkan langsung oleh para pengajar. Walaupun workshop ini berbayar, peserta benar-benar tinggal datang saja dan tidak perlu membawa peralatan lagi. Datang dengan tangan kosong pun tak apa.

Di workshop ini, Anda dapat memesan materi yang akan diajarkan. Misalnya, belajar kaligraf, belaMar membuat boneka, atau belaMar Iotograf. “Aku akan mencarikan pengajar untuk membuka kelas karena enggak semua bidang aku kuasai. Kadang sebaliknya, ada pengajar yang ingin membuka kelas nanti akan aku promosikan dan hubungi para peserta yang sudah req uest kelas tersebut sebelumnya,” ujarnya.

Sampai saat ini, kelas yang pernah dibuka dimulai dari art dan craft dengan kertas dan kain, kaligraf, embroidery , crochet, photography , book binding , DIY Party , melukis, dan masih banyak lagi. Peserta dapat mengetahui info kelas yang akan dibuka beserta temanya melalui akun instagram @ workshopkittykitz dan registrasi melalui website www.kittymanu. com/registration. “Untuk workshop , sistemnya memang harus registrasi dulu, tidak bisa langsung datang on the spot,” jelasnya.

Peserta yang ikut workshop pun datang dari segala usia dan kalangan. Ada kelas yang bertajuk mom & kids, jadi banyak ditemukan anak-anak bermain di sini. Namun, untuk kelas umum, peserta yang datang lebih beragam. “Kebanyakan sih perempuan, tapi ada juga lakilaki yang ikutan,” tambah Kitty.

MEMBUAT BUKU SAMPAI KOMUNITAS

Meninggalkan diri sejenak dari segala himpitan kesibukan sehari-hari. Begitulah tujuan Kitty Manu saat menyelenggarakan Playdate. Ya, selain Workshop Kittykitz , Kitty Manu juga telah mencanangkan acara bernama Playdate. Kitty menjelaskan bahwa Playdate merupakan aktivitasnya bersama teman-temannya. “Aku sering mengajak mereka ketemuan di suatu tempat untuk membuat prakarya bareng. Jadi, kami santai-santai sambil sharing , ngobrol-ngobrol, tapi tetap produktif membuat sesuatu,” jelasnya.

Pada acara Playdate ini, Kitty mengajak orang-orang yang sudah profesional atau memang menekuni bidangnya, seperti crafter, blogger, atau ilustrator. Kitty bercerita, tujuan terbentuknya acara ini ialah sebagai tempatnya untuk menggali ilmu kepada mereka yang ahli.

Setelah Playdate berlangsung, biasanya Kitty akan sha ring apa yang telah ia pelajari ke pembaca dan followersnya. Cerita Playdate ini, ungkapnya, merupakan materi terfavoritnya di instagram dan blog. Usut punya usut, ternyata Playdate ini akan dibukukan dengan judul yang sama dan segera diterbitkan di bulan Juli nanti, lho!

Selain itu, Kitty Manu juga akan membentuk sebuah komunitas pecinta craft. Komunitas tersebut akan la unching bersamaan dengan buku Playdate. Pada saat book launching dan la unching komunitas ini, juga akan diselenggarakan Playdate yang terbuka untuk umum.

Berbicara mengenai workshop tentunya membutuhkan sebuah tempat untuk banyak orang. Dibutuhkan sebuah sumber daya listrik cadangan untuk memenuhi kebutuhan listrik ketika sedang terjadi pemadaman. Merk genset yang awet dan irit bahan bakar adalah genset Perkins. Harga genset perkins silent cukup terjangkau apabila membelinya di distributor resmi genset perkins.