Daya Beli Masyarakat AS Meningkat

Daya Beli Masyarakat AS Meningkat

Belanja konsumen Amerika Serikat (AS) masih meningkat pada Agustus 2018. Ini mendukung ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang solid pada kuartal III. Sementara, inflasi diproyeksi sesuai target Federal Reserve di angka 2% selama empat bualn berturut-turut. Para ekonom yang disurvei Reuters menilai, laporan Departemen Perdagangan Jumat (28/9) menghilangkan kekhawatiran atas ekonomi.

Selain itu, kenaikan suku bunga AS masih akan berlanjut. The Fed menaikkan suku bunga pada Rabu (26/9). Ini ketiga kalinya di tahun ini dan menghapus kebijakan moneter yang akomodatif. Pertumbuhan kuat dan tekanan inflasi tak seberapa, kata Chris Rupkey, Kepala Ekonom MUFG di New York. Dia menambahkan, langkah Fed menaikkan bunga adalah langkah pengetatan.

Departemen Perdagangan mengatakan, belanja konsumen yang menyumbang lebih dari dua pertiga kegiatan ekonomi AS naik 0,3% bulan lalu. Lebih lambat dibanding Juli 2018 yang naik 0,4%. Peningkatan bulan lalu didorong belanja perawatan kesehatan, tapi diimbangi penurunan pembelian kendaraan bermotor. Pengeluaran untuk layanan naik 0,4%, dengan pengeluaran untuk perawatan kesehatan.

Proyeksi PDB
Peningkatan belanja konsumen Agustus sejalan dengan ekspektasi para ekonom. Laporan ini juga menjadi angin segar saat data yang lain menurun. Pada Kamis (27/9), data pesanan untuk barang modal utama pada Agustus menurun sehingga defisit perdagangan barang melebar. Hal ini mendorong ekonom untuk menurunkan perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di kuartal III ke 2,8% secara tahunan.
Sebelumnya, perkiraan pertumbuhan PDB pada kuartal III adalah sebesar 4,4%. Pada kuartal II, PDB tumbuh 4,2% didukung belanja konsumen yang kuat. Para ekonom mengatakan, ini jika data belanja konsumen tumbuh 3,6% pada kuartal III, mendekati 3,8% yang ditetapkan pada periode April-Juni. Namun, pasar tenaga kerja semakin ketat, mendorong pertumbuhan upah, serta peningkatan jumlah tabungan karena kepercayaan konsumen yang kuat. Laporan terpisah pada Jumat menunjukkan angka indeks sentimen konsumen Universitas Michigan pada enam bulan tertinggi pada September.

Survei yang dirilis awal pekan ini oleh Conference Board menunjukkan kepercayaan konsumen mencapai level tertinggi dalam 18 tahun pada bulan September. Survei Conference Board lebih menekankan pada pasar tenaga kerja. Di lain sisi, para ekonom memprediksi, inflasi bisa sedikit melampaui target karena kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Sebab ada potensi kenaikan harga berbagai barang konsumsi.